Kamar di Apartemen The Summit jadi pabrik sabu
Berkat si jago merah, satu kamar di Apartemen The Summit, Kelapa Gading, berhasil diungkap sebagai pabrik sabu-sabu, rabu malam (30/9). Kepulan asap kebakaran memicu perhatian petugas keamanan setempat.
Sejumlah bahan kimia dan alat pembuat sabu ditemukan setelah petugas memeriksa kamar tersebut. Sayangnya, Gunawan Chandar dan Nuryanti, dua penghuni, yang dievakuasi ke posko keamanan apartemen, berhasil kabur. Keduanya menempati kamar di lantai 10 Blok Everest III.
“Mereka baru tiga bulan menentap di Apartemen itu. Kami belum tahu apakah setatus mereka suami-istri atau bukan,” ujar Kapolres Jakut Kombes RUDI SUPARYADI dalam keterangannya kepada wartawan di Polsek Kelapa Gading, Kamis siang (1/10).
Petugas Polsek Kelapa Gading yang menerima laporan dari pihak apartemen tentang kasus tersebut, meluncur kelokasi. Dugaan kamar difungsikan sebagai pabrik sabu mendapat kepastian setelah petugas menemukan bahan dan alat pembuat sabu.
Diantaranya 2 jerigen cairan metanol, 3 jerigen solavitum, 2 botol aceton, 1 botol HCL, 1 tabung red fosfor, cairan metampetamin seberat 349 gram, sabu setengah jadi seberat 173 gram, satu plastik berisi sabu jadi seberat 43 gram serta beberapa alat pembuat seperti 2 kompor listrik, timbangan, 13 tabung gelas ukur, 1 pompa pendingin, 1 kipas pendingin, satu bong dan almunium foil sebagai alat pembungkus.
“Selain itu ditemukan pula dua laptop, 7 HP, delapan kartu kredit, dan enam buku tabungan,” lanjut Kapolres didampingi Kapolsek Kelapa Gading Kompol M. LIBERTI PANJAITAN.
Petugas belum bisa memastikan berapa banyak sabu yang diproduksi setiap harinya dengan bahan baku seperti yang ditemukan tersebut. “Semuanya masih menunggu hasil pemeriksaan puslabfor termasuk nilainya,”tandas Kapolres.
JARINGAN DARI CHINA
Kebakaran terjadi sekitar Pk.09:00. Sebuah filling kabinet dilaporkan terbakar, kepulan asap tebal yang menyeruak keluar kamar menarik perhatian penghuni lain termasuk petugas keamanan setempat.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menyaksikan sebuah kamar layaknya laboraturium. Informasi lain menyebutkan, dikamar itu ditemukan pula kue ulang tahun dengan lilin berbentuk angka 5 dan 0.
diatas ranjang dalam kamar tersebut ditemukan satu unit borgol berdampingan dengan alat vibrator. Data pada KTP DKI yang ditemukan atas nama Gunawan Chandra, warga Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakbar.
“Ada dugaan mereka merupakan anggota sindikat jaringan narkoba dari China,” ungkap Kasat Narkoba Polres Jakut Kompol Edi Switno. (dikutip dari koran poskota hari Jum’at tanggal 2 ktober 2009)





