Beli 3 kambing kurban hasil menadah spion curian
BELUM DIPOTONG KEBURU MASUK BUI
Niat Idul Adha tahun ini bisa diwujudkan bapak dua anak ini. Tiga ekor kambing pun sudah dibeli. Sayang sebelum menyaksikan pemotongan hewan kurban ia ditangkap polisi karena disangka sebagai penadah spion curian. “Tadinya saya akan membagikan daging kurban itu buat tetangga disekitar rumah yang kurang mampu. Yah.. itung-itung bagi rezeki lah ” tutur Saiful alias Abung, 45, warga Batuceper Gambir Jakarta Pusat ini.
Pedagang seperpart mobil kelas kali lima di Batuceper, ini mengaku membeli kambing Rp.800.000 seekor sejak jauh-jauh hari. “Saya beli tiga harganya masih miring karena masih jauh dari lebaran Haji,” ungkapnya.
Menurutnya, selama empat bulan menerima spion tadahan, pendapatannya meningkat. Dalam sehari ia bisa menerima spion mobil mewah yang dalam waktu singkat laku terjual.”Bagai mana ngga banyak yang beli harga spion Alphard yang harga ditoko Rp.17 Juta saya jual Rp.2,5 juta,” ungkapnya. “Itu juga saya udah untung 1 jutaan karena dari ‘pemetik’ (pencuri-red) saya beli Rp. 1 juta sampai Rp 1,5 juta.”
Abung diringkus setelah polisi membekuk empat maling spion mobil di Jl.Perintis Kemerdekaan, Kelapa gading. Kawanan pelaku yang menamakan komplotan itu dengan sebutan ‘Kelompok Pedongkelan’ ini beraksi ketika jalan macet.”Setiap kali beraksi kami selalu bertiga, masing-masing punya tugas. Saya ditugaskan untuk memetik,” tutur Mickel, satu pelaku yang baru berusia 17 tahun.
Tak sulit bagi Mickel untuk melakukan aksinya. Dalam hitungan detik, spion incarannya itu berhasil berpindah tangan. Seperti yang dilakoninya terhadap Toyota Alphard B 1168 EA milik Defi Kartini, Ia sedang berhenti lantaran terhalang lampu merah di Jl.Perintis Kemerdekaan. Sekali ‘Senggol’ spion kiri senilai Rp. 17 juta ini sudah berada ditangan remaja ini.”Spion itu langsung saya serahkan ke teman saya yang bertugas membawa kabur,” ungkapnya.
Mickel ditangkap setelah korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Metro Kelapa Gading. ABG (anak baru gede) ini tanpa bisa melawan. selanjutnya tiga rekanya Tri, 29, Slamet, 28, dan Umar, 26. Kawanan ini menjual spion curiannya ke Abung.
“Kami menyita dua motor yang biasa digunakan kawanan itu dalam mencuri spion” ungkap Kapolsek Kelapa Gading Kompol. M Liberty Panjaitan.
Menurutnya, selain dari informasi ‘Kelompok Pedongkelan’, Abun ditangkap setelah korban melapor membeli spion yang hilang dicuri dari pedagang di Batuceper.”Setelah dicek nomor seri spion cocok. terbukti kelompok Pedongkelan yang mencuri spion korban menjualnya ke Abung.
(dikutip dari Poskota, Senin 23 November 2009)





